![]() |
| Buku karya Rudolf Mrazek |
Oleh: Endi Haryono
SEJAK di sekolah dasar saya telah membacai novel dan buku-buku cerita. Saya mengagumi semua penulis buku-buku cerita tentang manusia dan kehidupan, dari mpu dan pujangga yang menuliskan kekawin dan penggalan cerita pewayangan hingga penulis-penulis novel kontemporer. Para penulis ini, dalam pandangan saya, adalah orang-orang yang hebat, yang berkontribusi terhadap kemanusiaan dalam jalan yang sepi.
Menuliskan cerita kehidupan adalah memberikan inspirasi bagi pembacanya untuk berefleksi dan menjalani kehidupan secara lebih baik, lebih bermakna dan lebih berkontribusi terhadap sesama manusia. Jiwa, perasaan, angan, dan imaji manusia adalah tak terbatas dan cerita-cerita dari para penulis besar bagi pembacanya adalah 'inspirasi dan stimulan' memanfaatkan yang tak terbatas itu untuk hidup yang lebih baik, yakni hidup yang berguna bagi sesama manusia.
Dalam deretan nama-nama penulis yang hebat dan saya kagumi adalah Pramoedya Ananta Toer, penulis yang pernah dinominasikan sebagai calon penerima Nobel Sastra dari Indonesia. Pram, menurut saya, adalah penulis yang paling mengilhami dan paling banyak dibaca karyanya, terutama oleh generasi yang menjadi mahasiswa di tahun 1980-an dan 1990-an.
Saya sendiri adalah bagian dari generasi tersebut, menjalani masa mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, membacai novel tetralogi Buru karya Pram mulai dari edisi foto kopi hingga buku. Memang, kekaguman saya kepada Pram sebagai penulis dan sastrawan dengan novel-novel dengan cerita kehidupan manusia yang kuat dan menginspirasi, mendorong saya menerjemahkan artikel ini, atas seizin penulisnya.
Buku ini diterjemahkan dari tulisan Rudolf Mrazek, dosen dan profesor sejarah di Universitas Michigan, tentang Pram. Tulisan Mrazek pertama kali diterbitkan dalam Indonesia edisi 61 (April 1996), Only the Deaf Hear Well. Sebuah tulisan pendek dan ringan yang menarik. Tulisan yang memberikan pembelajaran.
Setiap cerita dan kisah tentang kehidupan—baik fiksi atau biografi—adalah sumber pelajaran berharga, sehingga layak untuk diterbitkan agar dibaca lebih banyak orang untuk mengambil pelajaran darinya.


0 komentar:
Posting Komentar